Komisi IX
Senin, 19 Januari 2026
Rapat Kerja dengan Menteri Kesehatan RI
• Disepakati keberlanjutan & ketahanan layanan kesehatan pascabencana di Aceh & Sumatera, termasuk anggaran rehabilitasi RS/Puskesmas & penguatan kesiapsiagaan faskes di daerah rawan bencana.
• Kemenkes akan mempercepat & memperkuat strategi nasional eliminasi TB komprehensif & terintegrasi, dengan fokus pada tata kelola, akurasi layanan, dan pendanaan berkelanjutan.
• Percepatan revisi Perpres 67/2021 tentang Penanggulangan TB melalui koordinasi lintas kementerian/lembaga.
• Penguatan fase pasca-skrining, peningkatan deteksi TB Resisten Obat dini, & perluasan cakupan Terapi Pencegahan TB (TPT) bagi kontak serumah.
• Peningkatan akurasi diagnostik & tata laksana skrining TB untuk membedakan TB Sensitif/Resisten Obat, serta mencegah salah diagnosa.
• Penguatan kapasitas layanan rujukan & diagnostik lanjutan, termasuk fasilitas, SDM, & jejaring layanan untuk penanganan TB yang cepat, tepat, & berkelanjutan.
• Kemenkes akan memperkuat strategi peningkatan capaian program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
• Peningkatan sosialisasi & akses layanan PKG ke masyarakat, termasuk kesehatan gigi & mulut.
• Peningkatan alokasi anggaran promotif & preventif untuk menekan beban penyakit terdiagnosis melalui PKG.
• Penguatan tindak lanjut hasil skrining agar tidak berhenti pada deteksi.
• Kemenkes akan mendampingi & mengawasi peningkatan kelas RSUD, fokus pada RS siap operasi dengan SDM & sarana prasarana yang memadai, bukan hanya fisik.
• Kemenkes akan melakukan evaluasi strategis penurunan capaian imunisasi nasional 2025, khususnya imunisasi bayi lengkap & BIAS.
• Percepatan perluasan vaksinasi HPV secara nasional, termasuk bagi anak laki-laki, untuk eliminasi kanker serviks & perlindungan kesehatan mendatang.
• Kemenkes akan menjadikan kesehatan jiwa isu strategis pembangunan kesehatan.
• Penguatan keterkaitan kebijakan kesehatan jiwa dengan ketahanan kesehatan, termasuk layanan saat darurat bencana.
• Penyusunan strategi penanganan kesehatan jiwa sesuai karakteristik daerah.
• Penguatan layanan kesehatan jiwa, terutama deteksi dini, di tingkat primer & rujukan.
• Kemenkes akan memperjelas arah pemanfaatan teknologi kesehatan.
• Penguatan kebijakan Health Technology Assessment (HTA) untuk layanan inovatif.
• Penyusunan roadmap kebijakan kesehatan yang berkeadilan & berkelanjutan.
• Peningkatan akses & pembiayaan teknologi kesehatan proporsional dalam program JKN.
• Kemenkes akan menyelesaikan permasalahan distribusi dokter spesialis untuk pemerataan layanan kesehatan.
• Penyusunan peta jalan distribusi dokter spesialis yang jelas, terukur, & berkelanjutan, khususnya untuk daerah tertinggal, perbatasan, & kepulauan.
• Penciptaan ekosistem kondusif (insentif, fasilitas, keberlanjutan penugasan) bagi dokter spesialis.
• Penguatan koordinasi pusat-daerah agar penempatan dokter spesialis selaras kebutuhan lapangan.
• Kemenkes akan mempercepat penyelesaian seluruh peraturan pelaksana UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan & berkomitmen pada timeline baru.
• Kemenkes diminta menyampaikan jawaban tertulis atas pertanyaan Anggota paling lambat 26 Januari 2026.
Lihat rapat lainnya
Lihat semua
2 Apr
2026
Komisi XIII
Terbuka
Lapsing RDP dengan Kemenko Hukum, HAM dan IMIPAS, Kementerian HAM, dll
1 Apr
2026
Komisi VI
Terbuka
Lapsing RDP dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
1 Apr
2026
Komisi XIII
Terbuka
Lapsing RDPU Panja GBK dan Panja Kemayoran dengan INDEF, LP3ES dan IAP
31 Mar
2026
Komisi II
Terbuka
Raker dengan Kementerian ATR/BPN
31 Mar
2026
Komisi VI
Terbuka
Lapsing RDP dengan PT INALUM, PT ANTAM, PT Bukit Asam, dan PT Timah
31 Mar
2026
Komisi X
Tertutup
Lapsing Rapat Intern Panja Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru 2026
31 Mar
2026
Komisi XII
Tertutup
Lapsing RDP Panja LH dengan Deputi bidang GAKKUM, Deputi bidang PPKL dan Deputi bidang Tata Lingkungan
30 Mar
2026
Komisi II
Terbuka
RDP dengan KPU Bawaslu DKPP
30 Mar
2026
Komisi II
Terbuka
Raker dan RDP dengan Kemendagri dan OIKN
30 Mar
2026
Komisi III
Terbuka
Lapsing RDPU dengan Ketum Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI SAI), dll



