Komisi IX
Rabu, 08 April 2026
RDP dengan Dewas BPJS Kesehatan dan Direksi BPJS Kesehatan
• Memperkuat tata kelola & keberlanjutan Program JKN melalui penguatan rencana strategis, pengawasan fiskal, & optimalisasi dana jaminan sosial kesehatan.
• Menyesuaikan indikator keberhasilan JKN fokus pada cakupan, keaktifan peserta, ketahanan pembiayaan, & kualitas layanan yang diterima.
• Meningkatkan koordinasi dengan Kemenkes & pemangku kepentingan untuk mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.
• Mengendalikan rasio klaim penyakit katastropik & mengembangkan inovasi pembiayaan (dana abadi kesehatan) untuk keberlanjutan fiskal.
• Melakukan perbaikan kepesertaan, validitas data, & perlindungan peserta melalui validasi data berkala & penyisiran peserta nonaktif.
• Menguatkan tata kelola kebijakan kepesertaan, sosialisasi penonaktifan, & perlindungan/masa transisi bagi peserta tidak mampu.
• Menyusun kebijakan pendorong kepesertaan aktif & berkelanjutan, termasuk antisipasi pola perilaku peserta yang pasif.
• Meningkatkan kualitas & akses layanan kesehatan JKN di faskes mitra, memastikan tidak ada penolakan layanan & kepuasan peserta.
• Menguatkan pemerataan layanan kesehatan antar wilayah & mengevaluasi mekanisme pembiayaan untuk keberlanjutan faskes.
• Meningkatkan kualitas layanan publik & kemitraan faskes melalui layanan pengaduan yang inklusif & transparan.
• Memperkuat respon sistem & dukungan Pemda melalui mekanisme kepesertaan adaptif & evaluasi kebijakan denda iuran/pemutihan tunggakan.
• Menguatkan sistem pengawasan & deteksi dini potensi kecurangan (fraud) berbasis teknologi serta penegakan disiplin.
• Meningkatkan alokasi & efektivitas program promotif/preventif, serta penguatan literasi pola hidup sehat.
• Menguatkan dukungan Pemda melalui penyediaan data & pengembangan EWS untuk antisipasi penurunan kepesertaan.
• Meminta BPJS Kesehatan menyampaikan proyeksi ketahanan Dana Jaminan Sosial Kesehatan & langkah intervensi jika rasio klaim tinggi.
• Meminta data pelaksanaan layanan peserta dinonaktifkan (+11 juta), status aktivasi, & rencana kebijakan penghapusan tunggakan.
• Meminta penjelasan rencana perubahan/penghapusan sistem rujukan berjenjang, analisis manfaat & risikonya.
• Penjelasan & data tersebut diminta untuk disampaikan paling lambat tanggal 22 April 2026.
Lihat rapat lainnya
Lihat semua
24 Jun
2026
Komisi V
Terbuka
Lapsing RDP dengan Sestama BMKG dan Sestama BNPP/Basarnas
24 Jun
2026
Komisi V
Terbuka
Lapsing RDP dengan Eselon I Kementerian Transmigrasi
24 Jun
2026
Komisi V
Terbuka
Lapsing RDP dengan Eselon I Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
24 Jun
2026
Komisi VI
Terbuka
Lapsing RDP dengan PT PELNI, PT ASDP Indonesia, dll
24 Jun
2026
Komisi VI
Terbuka
Lapsing RDP dengan PT Telkomsel Indonesia (Persero) dan subholdingnya
24 Jun
2026
Komisi X
Terbuka
Lapsing RDPU Panja SPMB dengan Akademisi dan Pengamat Pendidikan
24 Jun
2026
Komisi X
Terbuka
Lapsing RDP Panja SPMB dengan Rektor Perguruan Tinggi
23 Jun
2026
Komisi VI
Terbuka
Lapsing RDPU Panja Pembahasan RUU Perkoperasian
23 Jun
2026
Komisi VIII
Terbuka
RDP dengan Kepala Badan Pelaksana dan Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji
23 Jun
2026
Komisi X
Terbuka
Lapsing RDP dengan Sekjen Kemendikdasmen RI, Kemdiktisaintek RI, dll



