๐ณ๏ธ RUU Pemilu
Prioritas Tahun Ini
Terdaftar
Revisi Undang Undang
1 Mar 2026
RUU Pemilu dibahas mepet tahapan, pasal problematik rawan diselundupkan
Revisi Undang-Undang Pemilu ditargetkan mulai dibahas pada Juli atau Agustus 2026. Waktu ini mepet dengan tahapan Pemilu 2029 dan dikhawatirkan memangkas ruang partisipasi publik yang bermakna serta membuka celah munculnya pasal-pasal problematik atau bahkan pasal selundupan yang tidak melalui uji publik secara memadai.
22 Jan 2026
Partai simulasikan arah perubahan RUU Pemilu
Sejumlah partai politik mulai menyusun kajian dan simulasi terkait arah perubahan kebijakan pemilu yang akan diatur dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu. Masukan dari publik, termasuk akademisi dan pegiat pemilu yang diundang dalam rapat Komisi II DPR, diklaim akan menjadi bahan pertimbangan partai.
19 Jan 2026
Revisi UU Pemilu tidak akan ubah mekanisme pemilihan langsung
Revisi UU Pemilu tidak akan mengubah mekanisme pemilihan langsung Pilpres menjadi dipilih MPR RI. Perubahan mekanisme itu merupakan domain Undang-Undang Dasar 1945, bukan domain UU Pemilu. DPR juga tidak punya niatan untuk mengubah mekanisme itu.
19 Jan 2026
Revisi UU Pemilu jadi agenda prioritas pemerintah dan DPR
Saat ini, DPR sedang fokus pembahasan Revisi Undang-Undang Pemilu. Wakil Ketua DPR RI memastikan bahwa dalam rancangan tersebut, pemilihan presiden tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
9 Des 2025
DPR dan Pemerintah Bersiap Bahas RUU Pemilu Tahun Depan
Dewan Perwakilan Rakyat menetapkan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum untuk masuk ke dalam Program Legislasi Nasional atau Prolegnas 2026. Alat kelengkapan dewan yang ditunjuk untuk membahas revisi UU Pemilu adalah Komisi II DPR yang membidangi urusan politik dan pemerintahan. Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda menjelaskan, per Januari 2026 Komisi II DPR akan mengundang sejumlah kelompok pemerhati pemilu untuk memberikan masukan terhadap pembahasan revisi UU itu. Namun, perihal subtansi perubahan UU Pemilu, ia tidak memberikan bocoran. Rifqi menyerahkan kewenangan itu kepada panitia kerja RUU Pemilu yang akan dibentuk oleh Komisi II DPR.
9 Des 2025
Komisi II DPR Bahas RUU Pemilu Januari 2026, Janji Tak Ada yang Ditutupi
Komisi II DPR RI akan mulai mempersiapkan rangkaian awal pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilu (RUU Pemilu) pada Januari 2026. Komisi II DPR mengatakan pembahasan akan melibatkan partisipasi publik. "Nanti per Januari kami akan memanggil kelompok-kelompok dan masyarakat yang selama ini memiliki concern dan kepedulian terhadap Pemilu, agar kami mendapatkan insight, masukan pikiran, dan seterusnya," kata Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).
3 Des 2025
Koalisi Masyarakat Sipil Dorong Kodifikasi UU Pemilu, Dari Sistem Campuran hingga Reformasi Bawaslu
KOALISI masyarakat sipil kembali menegaskan sejumlah rekomendasi utama untuk dimasukkan dalam kodifikasi revisi Undang-Undang Pemilu. Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Haykal menyampaikan bahwa usulan tersebut dirancang untuk memperbaiki tata kelola pemilu dari aspek sistem, aktor, manajemen penyelenggaraan, hingga penegakan hukum.
3 Des 2025
Jadi inisiatif DPR, pemerintah tetap siapkan draf pembanding RUU Pemilu
Pemerintah tetap menyusun draf revisi Undang-Undang Pemilu meskipun inisiatif berada di tangan DPR. Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi dinamika legislasi yang kerap berubah sekaligus menyiapkan naskah pembanding ketika pembahasan dimulai.
20 Okt 2025
Perkuat Sistem Kepartaian lewat Revisi UU Pemilu
PAKAR elektoral dan tata kelola pemilu dari Universitas Airlangga, Kris Nugroho, menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu berbasis kodifikasi harus dibangun secara paralel dengan pembenahan sistem kepartaian di Indonesia. Menurut Kris, perbaikan sistem pemilu tidak akan efektif jika tidak diikuti oleh penguatan kelembagaan partai politik sebagai pilar utama demokrasi. โRUU Pemilu dengan konsep kodifikasi itu harus paralel dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pemilu terkait syarat pencalonan. Ini harus selaras dengan pembenahan masalah internal partai, seperti kaderisasi, keanggotaan, pembiayaan, dan keuangan partai politik,โ jelasnya dalam Seminar Kodifikasi UU Pemilu Usulan Masyarakat Sipil untuk Perbaikan, Rabu (8/10).
20 Agu 2025
Masyarakat Sipil Usulkan Masa Kampanye Dimulai sejak Penetapan Peserta Pemilu
Sejumlah kelompok masyarakat sipil mengusulkan masa kampanye pemilu dan pilkada lebih panjang. Kampanye dimulai sejak penetapan peserta pemilu sampai 12 jam sebelum dimulainya pemungutan suara. Masa kampanye yang relatif pendek dikhawatirkan membuat praktik kampanye di luar jadwal terus menjamur. Padahal, penindakan seringkali sulit dilakukan karena tindakan yang dilakukan peserta pemilu berada di luar tahapan kampanye.
Lihat semua
RUU Pemilu merevisi UU No. 7 Tahun 2017. Pembahasannya akan jadi prioritas tahun 2026 dan akan menjadi acuan pelaksanaan pemilu di Indonesia; mulai dari pelaksanaan sistem pemilu (Pileg, Pilkada, dan Pilpres) hingga batasan bagi aktor-aktor pemilu seperti Bawaslu, KPU, dan partai politik. Sampai saat ini, belum ada draf RUU Pemilu dari DPR yang bisa diakses publik karena prosesnya baru sampai tahap penyusunan Naskah Akademik. Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda, menjanjikan proses pembahasannya akan terbuka dan partisipatif. Sementara itu, Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari delapan organisasi sudah menyusun draf RUU Pemilu alternatif. Salah satu usulannya adalah mengubah sistem pemilu dari proporsional terbuka (pemilih memilih langsung calon legislatif di surat suara) menjadi sistem campuran (pemilih memilih partai di tingkat provinsi, dan memilih calon legislatif di tingkat kabupaten/kota). |
DPR mau perbaiki pemilu lewat revisi UU politik karena sekarang banyak praktik politik uang dan bikin pemilu jadi nggak sehat. Selain itu, biaya pemilu serentak juga mahal banget dan ga efisien juga kualitas pemilu belum sebanding sama anggaran yang dikeluarin. (Dikutip perpustakaan.dpr.go.id, 15 Mei 2024)

Saan Mustopa
Rancang bangun cinta konstitusi pada pemilu itu relatif jelas. Misalnya soal sistem pemilu, dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) disebutkan bahwa sistem pemilu mestinya dekat dengan rakyat.
Titi Anggraini
Kalau misalnya kita tetap di sistem proporsional daftar terbuka, ini (sistem pemilu) perlu ada beberapa yang dievaluasi.
Delia Wildianti





DPR Komisi II
Pemerintahan Dalam Negeri, Pertanahan, d...

BALEG
RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing
Baca sekarang

BALEG
RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK)
Baca sekarang

BALEG
Komisi IX
โ RUU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Baca sekarang

BALEG
Komisi XIII
๐๏ธ RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila
Baca sekarang

BALEG
Komisi XIII
๐ RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Baca sekarang

BALEG
Komisi VII
๐ RUU Pertekstilan
Baca sekarang

BALEG
Komisi X
๐ RUU Statistik
Baca sekarang









